fbpx

Jangan Percaya 100% kepada Pikir Ulang

Pikir Ulang

Sebelumnya, Pikir Ulang sudah mempublikasikan delapan artikel dengan pembaca yang cukup banyak. Berarti, artikel ini ialah yang kesembilan yang kami publikasikan. Seharusnya, artikel ini merupakan artikel yang pertama kali kami posting. Sebagai kompensasi dari rasa “penyesalan”, kami akan mempublikasikan artikel ini pertama kali ketika aktif di media sosial.

Pikir Ulang Berbuah Pikir “Unik”

Sesuai namanya, Pikir Ulang memiliki pandangan yang “unik” dalam arti menyajikan buah pikir yang mungkin belum terpikirkan oleh pembaca sebelumnya (Silakan baca Tentang Kami untuk mengenal Pikir Ulang lebih jauh). Oleh karena itu, tidak jarang didapati pembaca yang “heran” dan mengalamiĀ mindblowing terhadap apa yang kami sampaikan. Sesuai dengan tujuan yang telah disampaikan di Tentang Kami, Pikir Ulang memiliki tujuan utama untuk menantang pembaca untuk berpikir dan merekonstruksi apa yang telah pembaca percayai sebelumnya. Oleh karena itu, tidaklah mengejutkan apabila pembaca terheran-heran dan mengalami mindblowing ketika membaca artikel kami.

Pikir Ulang Bukanlah Tuhan

Pikir Ulang bukanlah Tuhan yang seluruh ucapannya mengandung 100% kebenaran (Baca Juga: Kitab Klasik Bukanlah Kitab Suci). Kami pun tidak ingin apabila pembaca mempercayai 100% apa yang kami sampaikan secara dogmatis. Sesuai dengan visi-misi, tujuan kami (Silakan baca Tentang Kami untuk informasi lebih detail) ialah menantang pembaca untuk berpikir sehingga terbiasa untuk berpikir kritis dalam melihat seluruh permasalahan yang ada di Indonesia. Tentunya, sikap tidak percaya 100% terhadap ucapan manusia tidak hanya berlaku kepada Pikir Ulang, tetapi kepada seluruh media massa yang ada.

Pikir Ulang “Hanya” Menyajikan Informasi Secara Umum

Sesuai denganĀ disclaimer yang telah tercantum di website ini, kami hanya menyajikan informasi secara umum dengan tujuan memantik akal pembaca untuk terus berpikir kritis. Sebaiknya, pembaca menggali lebih dalam informasi yang kami sampaikan pada setiap artikel yang kami publikasikan. Jika ingin memiliki pemahaman yang lebih komprehensif, pembaca dapat melacak sumber yang kami cantumkan di catatan kaki pada setiap artikel.

Mari Berpikir Kritis!

Kami berharap, seluruh netizen memiliki sikap untuk selalu berpikir kritis terhadap informasi yang setiap hari terpaparkan ketika berselancar di internet. Apabila selalu berpikir kritis, netizen akan menjadi masyarakat Indonesia yang cerdas dan tidak mudah dipengaruhi oleh informasi yang tidak benarĀ (hoax). Harapannya, Pikir Ulang dapat memantik semangat pembaca untuk terus belajar dari mana pun, tidak hanya melalui website ini. Semoga seluruh informasi pada artikel ini dapat tersampaikan kepada pembaca demi terbentuknya sumber daya manusia di Indonesia yang lebih baik.

The following two tabs change content below.
Henri Satria Anugrah
Sarjana Psikologi (S.Psi), Universitas Gadjah Mada

Leave a comment

Your email address will not be published.


*